Kekayaan Bersih

Agustus 22, 2008

Bila Anda ingin mengontrol uang anda dan merencanakan masa depan finansial Anda dengan efektif, pertama-tama Anda perlu mengetahui dengan pasti posisi keuangan Anda saat ini. Bagaimana cara mengetahuinya? Mudah, buatlah Laporan Kekayaan Bersih.

Laporan Kekayaan Bersih merupakan ringkasan dari keadaan finansial Anda saat ini. Laporan ini akan memberikan informasi tentang dimana seharusnya Anda memfokuskan perencanaan finansial Anda. Laporan ini juga akan sangat berguna dalam mengajukan permohonan pinjaman, dari kartu kredit, cicilan mobil, sampai dengan cicilan rumah Anda.

Kekayaan bersih anda adalah selisih antara harta (segala hal yang Anda miliki), dengan semua utang Anda. Bila diterjemahkan dalam bahasa finansial, kekayaan bersih Bapak MARTIN adalah total aset dikurangi dengan total liabilitas.

Bila Anda memiliki aset lebih besar dari liabilitas, kekayaan bersih Anda positif. Sebaliknya, bila liabilitas lebih besar, kekayaan bersih Anda bernilai negatif. Konsep menghitung kekayaan bersih sangatlah sederhana.

Pertama-tama,
buatlah daftar kekayaan yang Anda miliki, mulai dari :
-  Uang tunai dan Simpanan – misalnya deposito,  tabungan, dst. Yang sifatnya hampir sama dengan uang tunai.
-  Investasi – seperti saham, obligasi, reksa dana
-  Dana Pensiun – mulai dari dana yang Anda siapkan sendiri sampai
dana pensiun dari perusahaan Anda
-  Properti – rumah, tanah, bangunan, mobil, dst
-  Benda-benda rumah tangga – mebel, perhiasan, barang-barang antik,
koleksi, dll

Untuk benda-benda rumah tangga dan barang-barang seperti mobil, motor, kapal, dan seterusnya, perkirakan harganya menurut harga pasar – harga yang bersedia dibayarkan oleh pembeli yang memiliki motivasi membeli serta berpengetahuan dan rasional.

Setelah Anda mencatat semua harta yang Anda miliki, jumlahkan. Kemudian mulailah mencatat segala liabilitas Anda:
-  Pinjaman, mulai dari cicilan rumah, cicilan kendaraan, sampai
pinjaman bank.
-  Utang kartu kredit
-  Serta semua kewajiban finansial lain yang Anda miliki

Setelah semuanya Anda jumlahkan, kurangi nilai total aset Anda dengan total liabilitas. Hasilnya itu adalah Kekayaan bersih anda.  Apakah jumlahnya positif? Kalau ya, selamat untuk Anda! Sekarang Anda bisa duduk tenang dan membuat rencana  untuk mengembangkan kekayaan Anda. Bagaimana bila jumlahnya negatif? Wah, Anda perlu melakukan perubahan dengan segera.

Simpanlah laporan kekayaan bersih Anda sekarang, dan lakukan perhitungan ulang setiap 3 bulan. Jumlah kekayaan bersih Anda di 3 bulan mendatang, harus mengalami peningkatan sebesar 10% dari seluruh pendapatan yang Anda terima. Misalkan Anda bekerja dengan gaji 3 juta rupiah per bulannya, berarti Anda menerima dalam 3 bulan Anda akan menerima uang sebesar 9 juta rupiah. Nah, dalam contoh ini, untuk menjadi kaya jumlah kekayaan bersih Anda harus mengalami peningkatan minimal sebesar 900 ribu rupiah.

Agar dapat mengalami peningkatan kekayaan bersih secara terus-menerus, Anda perlu membuat anggaran pendapatan dan belanja dan secara disiplin menjalankan anggaran tersebut.

disarikan dari artikel karya David Ciang
http://www.keuanganpribadi.com

Entry Filed under: Uncategorized. .

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Arsip

Blogroll

Komentar Terakhir

Blog Stats

Tulisan Terakhir

Flickr Photos

Nubes de lluvia - Rain clouds - Explore ! (Front Page)

Sligachan II

blueberry frost

More Photos